Forex Articles

Kamis, 22 Desember 2011

TRAILING STOP

Selain menggunakan Stop Loss untuk membatasi kerugian seperti yang telah dijelaskan di halaman sebelumnya, Anda juga bisa menggunakan Stop Loss untuk mengoptimalkan profit. Teknik ini dinamakan Trailing Stop. Mungkin ini terdengar agak aneh, bagaimana bisa Stop Loss digunakan untuk mengoptimalkan profit. 

Misalnya Anda sudah membuka suatu posisi BUY di titik A. Kemudian posisi Anda mulai membuahkan profit sampai ke titik B. Anda mulai berpikir untuk menutup posisi. Tetapi Anda bimbang karena kemungkinan pergerakan harga masih bisa berlanjut. Kemudian Anda menetapkan Stop Loss, misalnya sebanyak 50 poin (level Stop Loss). Jika harga jatuh sebanyak 50 poin, maka otomatis posisi akan ditutup. Kalaupun hal itu terjadi, minimal Anda akan tetap mendapatkan profit (Profit yang dikunci). Saat ini profit yang terkunci tidak terlalu besar.

Ternyata harga masih bisa naik. Stop Loss yang Anda tetapkan sebelumnya belum terkena. Sekarang harga sudah mencapai titik C. Kemudian Anda mengganti Stop Loss ke posisi lebih atas lagi, dengan nilai level yang sama, yaitu 50 poin.

Stop Loss yang baru belum terkena. Harga masih menanjak lebih tinggi lagi, yaitu ke titik D. Anda kemudian menaikkan posisi Stop Loss lagi. Sekarang profit yang terkunci sekarang sudah jauh lebih tinggi lagi. Sayangnya setelah beberapa lama harga berbalik arah. Stop Loss Anda terkena. Harga masih terus turun. Namun profit Anda tetap, yaitu sebesar profit yang terkunci.

Dari uraian di atas dapat dilihat bahwa Trailing Stop berguna untuk mengoptimalkan profit, sekaligus dapat meminimalisir potensi kerugian. Dari contoh di atas, perubahan potensi Stop Loss dilakukan secara manual. Namun untungnya di beberapa platform trading Trailing Stop bisa dilakukan secara otomatis. Khusus untuk Marketiva, sampai saat ini fasilitas Trailing Stop otomatis tidak ada. Jadi harus manual Anda lakukan sendiri.

Pada Trailing Stop yang otomatis biasanya sangat mudah dilakukan, yaitu Anda tinggal memasukkan nilai level Stop Loss yang diinginkan. Secara otomatis Stop Loss akan bergerak dalam rentang level yang sama terhadap harga.

Pada beberapa platform trading, Trailing Stop bersifat semi otomatis. Maksudnya Trailing Stop hanya berjalan di software, namun tidak di server broker. Jadi setiap perubahan posisi Stop akan meminta konfirmasi dari trader terlebih dahulu.
Bagaimana pun, saya sangat menyarankan Anda menggunakan Trailing Stop. Dengan sifat forex yang bisa berubah tiba-tiba, Trailing Stop sangat membantu trader untuk mengoptimalkan profit sekaligus meminimalkan kerugian.

JANGAN LUPA TAKE PROFIT

0 komentar:

Poskan Komentar